Cara Membuat Berita

Cara Membuat Berita Sesuai Kaidah Kebahasaan

4.8/5 - (6 votes)

Penerbit Buku – Ketika akan membuat berita perlu memperhatikan cara membuat berita. Pasalnya, berita yang dibuat akan dimuat pada media massa atau media cetak. Tentunya berita yang dibuat akan dibaca oleh banyak orang.

Berita (news) merupakan laporan atas suatu kejadian atau peristiwa yang benar-benar terjadi. Berita yang berkualitas harus menyampaikan kebenaran. Sifat berita sangat penting sebagai sumber informasi untuk pembaca, jadi membuat berita tidak boleh menyimpang dari kejadian sebenarnya (hoax).

Mengenal Penulis Berita

Cara Membuat Berita Sesuai Kaidah Kebahasaan

Seorang penulis berita juga dituntut untuk tau cara membuat berita yang layak untuk dijadikan berita. Karena tidak semua peristiwa dapat diberitakan ya.

Berita sebagai sumber informasi harus benar-benar memberikan manfaat kepada pembaca. Terlebih jika peristiwa yang diberitakan sedang hangat-hangatnya dibicarakan oleh masyarakat.

Bagi masyarakat, berita memang sudah tidak asing lagi. Melalui berita inilah kita mendapatkan sejumlah informasi terbaru dan teraktual.

Membaca berita dapat dilakukan dimana saja, baik media cetak maupun internet, bahkan bisa dari mulut ke mulut. Topik yang diberitakan juga sangat beragam, mulai dari kejadian perkara, politik, sosial budaya, olahraga, ekonomi, hingga kesehatan.

Kalian sudah pada tahu belum? Berita termasuk dalam produk jurnalistik. Jadi, cara membuat berita harus melibatkan unsur. Unsur apa saja itu? Unsur 5 W 1 H.

Mungkin dari kalian sudah pada tahu apa itu 5 W 1 H. Bagi yang belum tahu, 5 W 1 H ini merupakan singkatan dari What, Who, When, Where, Why dan How.

Cara Menulis Berita dengan Mudah

Cara Membuat Berita

Berikut ini adalah 10 cara membuat berita dengan benar dan susuai dengan kaidah kepenulisan:

1. Mencari dan Menemukan Peristiwa yang Sedang Terjadi

Cara yang pertama adalah mencari dan menemukan peristiwa. Peristiwa tidak datang dengan sendirinya. Penulis berita harus mencari dan menemukan peristiwa untuk diberitakan.

Peristiwa yang akan diberitakan ini harus aktual, sehingga dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Berita yang tidak sesuai dengan peristiwa sebenarnya atau biasa disebut hoax, tentu akan menyesatkan para pembaca.

Contoh peristiwa yang dapat diberitakan dan banyak dicari pembaca, antara lain: kebakaran, bencana alam, kecelakaan, kejadian yang sedang dialami selebritis, dan lain sebagainya. Namun, jika tidak menemukan peristiwa terkini, Anda dapat membuat topik berita yang unik meskipun tidak terbaru.

Baca juga: Cara Membuat Artikel di Website

2. Mencari dan Menggali Sumber Berita

Setelah kita mencari dan menemukan peristiwa, cara membuat berita berikutnya adalah menggali sumber berita. Menggali sumber berita ini sangat berguna bagi pembuat berita untuk mendapatkan informasi-informasi penting dari kejadian perkara yang nantinya akan diteruskan kepada pembaca.

Penggalian sumber bertujuan agar berita yang dibuat lebih akurat dan terpercaya, Sumber berita dapat diperoleh dari polisi, saksi mata, atau warga sekitar.

3. Melakukan Wawancara, Observasi, dan Dokumentasi terhadap Peristiwa

Teknik berikut ini dilakukan untuk menggali informasi dari peristiwa lebih dalam lagi. Berita yang akan dibuat menjadi lebih lengkap.

Melakukan wawancara bertujuan untuk mengetahui runtutan peristiwa yang telah terjadi. Anda juga dapat mewawancarai korban jika memungkinkan. Hal ini dapat mempengaruhi keakuratan berita yang dibuat.

Observasi berupa suatu tindakan yang dilakukan untuk mengamati peristiwa secara langsung. Melakukan observasi dapat menambah data-data berita dengan pengamatan dari panca indera sendiri.

Selain itu, perlu juga untuk melakukan dokumentasi. Dokumentasi bertujuan untuk menunjang peristiwa yang akan diberitakan. Coba bayangkan jika berita yang sedang kalian baca tidak tercantum dokumentasi! Tentu berita kurang berkualitas. Dokumentasi dapat berupa foto, video, dan ilustrasi lainnya.

4. Mencatat Unsur Terpenting dalam Berita

Unsur 5 W 1 H merupakan unsur terpenting dalam membuat berita. Cara membuat berita yang baik dan benar tidak lepas dari unsur tersebut.

Setiap peristiwa yang diberitakan tentu memiliki pelaku, korban, waktu kejadian, tempat, hingga mengapa peristiwa itu bisa terjadi. Rasanya sangat mustahil jika unsur tersebut tidak ada dalam suatu kejadian.

Adapun penjelasan mengenai unsur 5W1H:

  • What: Menjawab peritiwa apa yang diberitakan, seperti kecelakaan, pencurian, gempa)
  • Who: Menjawab siapa saja yang terlibat dalam peristiwa (misal: pelaku, korban)
  • When: Menjawab kapan peristiwa yang diberitakan terjadi.
  • Where: Menjawab lokasi peritiwa itu terjadi dimana.
  • Why: Menjawab mengapa peristiwa terjadi. Setipa kejadian tentu ada sebab-akibat.
  • How: Menjawab bagaimana keadaan setelah terjadinya peristiwa.

Pelajari juga: Cara Membuat Artikel Ilmiah yang Baik

5. Membuat Kerangka Berita

Setelah memahamj 5 unsur tadi, mulailah untuk membuat kerangka. Kerangka berita ini bertujuan agar memudahkan penulis ketika membuat berita. Cukup menulis poin-poin saja yang nantinya dapat dijabarkan.

Pada umumnya, berita terdiri dari judul, teras, dan isi. Pembuatan kerangka menguntungkan agar struktur berita yang dibuat tersusun rapi dan sistematis.

6. Membuat Judul

Cara membuat berita tidak lepas dari judul. Judul memiliki peran sangat penting. Pertama kali yang dibaca oleh pembaca adalah judul. Judul inilah penentu nasib apakah pembaca akan meneruskan membaca berita atau beralih ke berita lainnya.

Membuat judul jangan sesekali dipandang remeh. Buat judul berita tidak boleh terlalu panjang. Menentukan judul berita harus singkat, jelas, menarik, dan mampu mewakili keseluruhan isi berita.

7. Menulis Struktur Teras Berita (Lead)

Teras berita merupakan alenia pertama pada pembuatan berita. Membuat teras berita tidak perlu panjang lebar. Hal terpenting ketika membuat teras berita adalah mencantumkan unsur Who (siapa) dan What (apa) pada awal kalimat.

Unsur waktu dan tempat pada berita terletak pada bagian akhir paragraf. Maka gunakan seminim mungkin untuk pernyataan dari narasumber.

8. Menulis Isi Berita

Teras berita sudah beres, langkah selanjutnya adalah mulai untuk menulis isi berita. Cara membuat berita pada bagian isi merupakan penyampaian informasi yang detail dan lengkap.

Isi berita yang baik dapat ditulis dalam beberapa paragraf. Setiap paragraf hanya memuat 3 sampai 5 kalimat saja agar lebih efektif.

Setiap paragraf juga hanya memuat satu pokok pembahasan saja. Tujuannya agar pembaca melanjutkan untuk membaca paragraf berikutnya.

Perlu diingat, bahwa isi berita harus informatif. Pembaca akan mendapatkan informasi yang diinginkan jika isi yang dibuat tidak lari dari topik.

9. Perhatikan Tata Bahasa yang Baik dan Benar sesuai Kaidah Kebahasaan

Mungkin dari segi tata bahasa sedikit sulit untuk diterapkan. Kita harus memiliki pengetahuan terkait bagaimana penulisan yang baik dan benar.

Tata bahasa ini mencakup bagaimana penggunaan kalimat efektif, tanda baca, kata baku, struktur kalimat (SPOK), dan penggunaan kata asing. Penting untuk diingat, bahwa membuat berita lebih baik menggunakan kalimat aktif daripada kalimat pasif.

Tulisan lainnya: Cara Membuat Abstrak pada Karya Tulis Ilmiah

10. Baca Kembali dan Sunting Berita

Cara membuat berita terakhir adalah menyunting berita yang telah selesai dibuat. Menyunting berita sangat penting untuk dilakukan.

Ketika kita menulis tidak menutup kemungkinan tulisan kita terdapat kesalahan baik salah tulis, tata bahasa, dan unsur lainnya. Terlebih membuat berita tidak boleh salah dalam menulis informasi penting, seperti nama, tanggal, tempat, dan lain-lain.

Membuat berita juga harus sesuai dengan kode etik jurnalistik. Jika tulisan berita belum memenuhi kode etik jurnalistik, berita harus disunting terlebih dahulu hingga tulisan tidak lagi ada kesalahan.

10 cara di atas akan memudahkan Anda ketika membuat berita. Membuat berita memang terlihat sederhana, tetapi kita harus memperhatikan aspek-aspek yang harus ada dalam sebuah berita. Terlebih adanya aturan yang harus kita patuhi saat membuat berita. Baik cukup sekian ya, semoga bermanfaat!

Related Blog

Leave a CommentYour email address will not be published.